Member Login

Lost your password?

Prosedur Pendaftaran Member

  1. Siswa/Orang tua dIsi formulir pendaftaran khusus member
  2. Setelah didaftarkan langsung oleh Admin, silahkan cek email Anda untuk verifikasi data.
  3. Silahkan login ke sistem member tersebut.
  4. Tunggu konfirmasi validasi data Anda melalui email Anda.

Selamat Datang di website kami mari kita jalin silaturahmi bersama  http://hkm-arif.com 
Pencarian
Login Member
Username:
Password :
Materi Ajar Terbaru
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 96090
Pengunjung : 38485
Hari ini : 30
Hits hari ini : 185
Member Online : 22
IP : 54.227.160.102
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::
mychild_span    
:: Arif Rohman Hakim ::
hkm.arif@hotmail.com

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١٤٨﴾

Allah SWT tidak pernah memerintahkan manusia untuk saling bermusuhan, saling membunuh, atau saling merusak, baik terhadap milik sesama muslim maupun milik orang lain yang bukan muslim. Allah SWT memerintahkan manusia untuk menyembahnya, tidak menyekutukannya dengan sesuatu dengan berlomba-lomba berbuat baik kepada sesama makhluk khususnya manusia, tanpa membendakan jenis kelamin, agama, suku bangsa, dan golongan. Menolong atau meringankan penderitaan orang lain adalah salah satu bentuk perbuatan baik dan termasuk kebajikan.  

Surat Al Baqarah Ayat 148 (lihat Al-Qur’an Onlines di Google) Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS Al Baqarah : 148)

Isi Kandungan :

  1. Setiap umat mempunyai kiblat. Umat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menghadap ke ka’bah, Bani Israil dan orang-orang Yahudi menghadap ke Baitul Maqdis, dan Allah telah memerintahkan supaya kaum muslimin menghadap ka’bah dalam shalat. Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin bersatu, bekerja dengan giat, beramal, bertobat dan berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan dan tidak menjadi fitnah atau cemooh dari orang-orang yang ingkar sebagai penghambat..
  2. Allah akan menghimpun seluruh manusia untuk dihitung dan diberi balasan atas segala mala perbuatannya. Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan tidak ada yang dapat melemahkannya untuk mengumpulkan seluruh manusia pada hari pembalasan.
  3. Berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan berarti menaati dan patuh untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya dengan semangat yang tinggi.
  4. Allah akan membalas orang yang beriman, berbuat baik dan suka menolong dengan surga dan berada didalamnya kekal selama-lamanya.

 

 

Sumber-sumber:http://quran.kawanda.net/ayat.php?surat=2&ayat=148
http://hbis.wordpress.com/2008/12/16/petunjuk-al-qur%E2%80%99an-tentang-kompetisi-dalam-kebaikan/

Diposkan oleh Mukti di 10:28

 

Tafsir Jalalain.

2:148. (Dan bagi masing-masing) maksudnya masing-masing umat (ada arah dan tujuan) maksudnya kiblat (tempat ia menghadapkan wajahnya) di waktu salatnya. Menurut suatu qiraat bukan 'muwalliihaa' tetapi 'muwallaahaa' yang berarti majikan atau yang menguasainya, (maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan) yakni segera menaati dan menerimanya. (Di mana saja kamu berada, pastilah Allah akan mengumpulkan kamu semua) yakni di hari kiamat, lalu dibalas-Nya amal perbuatanmu. (Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Tambahan:
Kiblat = arah menghadap, arah manapun milik Allah jua., Ummat Islam diperintah menghadap kearah Ka'bah. Artinya cukup jelas jadi tidak perlu ditakwil untuk keperluan lain.